Header Ads

ad728
  • Breaking News

    GEMPA JOGJA-2006 ( FAKFAK)

    _Masih kuingat jelas — tanah berguncang, dinding retak, dan suara jeritan bersahutan di udara. Tahun 2006, Jogjakarta diguncang gempa besar yang tak pernah kulupa.

    Asrama Fakfak di Jalan Timoho — tempat kami, anak-anak dupiad ma wiri — ikut menjadi saksi.  Tembok roboh, kaca pecah berserakan, dan genting bergelimpangan di halaman. Namun yang paling membekas bukan kerusakan itu, melainkan wajah-wajah panik yang tetap saling menolong .

    Kami saling panggil nama, memastikan semua selamat. Ada yang menangis, ada yang memeluk, ada juga yang hanya diam menatap reruntuhan, seakan tak percaya rumah yang semalam masih utuh kini berubah jadi puing.

    kami dalam satu foto — duduk di tenda . Foto ini di simpan sampai sekarang.

    Bukan sekadar kenangan tentang bencana, tapi tentang kebersamaan yang lahir dari ketakutan, tentang bagaimana kami belajar bertahan, jauh dari rumah, tapi tetap merasa punya keluarga.

    Jogja tahun 2006 bukan hanya cerita gempa. Ia adalah cerita tentang hati yang tak pernah runtuh.
    ====================
    Foto Kenangan Gempa di Jogja Tahun 2006
    Anak dupiad Ma wiri





    No comments

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728